Ilmu Mengenal Diri

21 Februari
Mengenali diri sendiri adalah hal sangat amat penting dalam hidup ini karena mengenali diri sendiri adalah kunci proses pergembangan diri. Dengan mengenali diri sendiri, seseorang akan menyadari kemampuan dan bakat-bakatnya serta keterbatasan dan kekurangan diri sendiri, sehingga orang tersebut dapat menempatkan diri dalam pergaulan. Dengan mengenal diri sendiri, seseorang mengetahui apa yang mesti jadi tujuan hidupnya dan  ia lebih mampu menemukan makna dan kepenuhan dari hidupnya. Selain itu orang yang mengenali dirinya dapat mengolah kemampuan serta bakat-bakat (potensi) yang ia miliki demi mencapai tujuannya.
ilmu-mengenal-diri
kenali diri anda
Setiap orang memiliki metode tersendiri untuk mengenal dirinya, meskipun begitu masih banyak orang yang belum mengenali dirinya sendiri secara utuh. Hal ini saya rasa adalah sebuah penyakit kronis yang dampaknya dapat berupa "hilangnya jati diri" seseorang. 
Banyak cara mengenali diri sendiri, mulai dari yang sederhana hingga yang mulai sulit. Sekarang kita menggunakan cara-cara sederhana saja, dan hasilnya bergantung dari penilaian kita akan jawaban diri kita sendiri maka setiap orang pasti berbeda. Berbeda dengan kuis-kuis yang hasilnya kira-kira sudah ditentukan. Hasilnya sangat bergantung pada daya tilik diri. "Apa yang dimaksud dengan daya tilik diri?" Daya tilik diri adalah suatu kemampuan untuk menilai diri sendiri. "Apa yang harus kita nilai dari diri kita sendiri?" Sangat banyak. Berikut merupakan cara-cara yang saya temukan dan saya gabungkan dengan pemikiran saya sendiri. Here we go...

***
Coba bayangkan bahwa diri kalian sedang menghadap pada sebuah cermin yang bening dan besar hingga kalian bisa melihat semua yang ada pada diri kalian. Kalian melihat sesosok makhluk yang tak asing lagi sedang berdiri tegak, bayangkan bahwa kalian sedang menatap dalam-dalam orang yang selama ini kamu kenal itu, setiap lekukan wajahnya, setiap gerak-geriknya, dan setiap hembusan nafasnya.

"Apakah dia itu saya?"

Coba pikirkan, seberapa besar kalian mengenal diri kalian sendiri? Seberapa erat hubunganmu dengan dirimu sendiri? Apakah hubungan kalian dengan diri sendiri mengalahkan hubungan kalian dengan orang lain? Ataukah kalian terlalu bersemangat berhubungan dengan orang lain hingga lupa untuk mengenal diri sendiri? Cobalah ambil secarik kertas dan tuliskan apapun label yang menempel pada diri kalian sendiri mulai dari fisik hingga yang dalam yang seharusnya patut kalian ketahui. Mampukah kalian mengenal diri kalian melalui data-data yang kalian tulis sendiri sembari melepaskan segala harapan-harapan, ketakutan dan kecemasan yang mungkin pernah ditanamkan dalam benak kalian? Mampukah kalian melihat diri kalian sendiri melalui data-data yang kalian tulis dengan cara pandang yang polos dan sederhana? Apakah kalian bisa menyadari bagaimana kepribadian yang biasa kalian kenakan dalam kehidupan sehari-hari? Cobalah jawab pertanyaan-pertanyaan seperti biodata dibawah ini.

Nama lengkap—————: 
Nama panggilan————–: 
Tempat, tanggal lahir———: 
Alamat———————–:
Cita-cita———————:
Hobi————————–:
Tinggi badan——————:
Berat badan——————:
Hal-hal yang disukai———:
Hal-hal yang tidak disukai—:

Hal diatas akan memberikan informasi seberapa besar kalian mengenali diri kalian yang paling luar yang bila pada Johari Window hal diatas termasuk Jendela Terbuka yaitu yang diri kita dan orang lain telah ketahui bersama. Yang kedua, tibalah pada daya tilik diri kita. Ambil secarik kertas, dan bagi kertas itu menjadi 2 bagian yang sama besar. Dan coba renungkan dan tanyakan pada diri kalian sendiri dan jawablah daftar kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri kalian sendiri. Meskipun dalam Johari Window hal ini termasuk dalam Jendela Buta yaitu yang kita sendiri tidak mengetahuinya namun bukan berarti itu menjadi alasan untuk kita tidak menuliskan kekurangan dan kelebihan kita.

"Tapi apa saya punya kelebihan?" "Saya rasa saya hanya memiliki kekurangan saja" Omong kosong !  Sebuah uang logam selalu memiliki dua sisi yang berbeda, begitu pula setiap insan manusia pasti dianugerahi kelebihan yang dapat dikembangkan dalam dirinya sekaligus kekurangan yang perlu terus menerus diperbaikinya. Tidak ada seorang pun yang melulu dilimpahi oleh kelebihan atau hanya dibebani oleh kekurangan. Kekurangan dan kelebihan yang selalu hadir dalam diri setiap manusia ini bukan untuk disombongkan atau ditangisi, melainkan untuk dikenali lalu dikembangkan atau diperbaiki. Kedua sisi itu saling mengisi dan saling melengkapi lalu menjadi apa yang saya anggap sebagai manusia hebat

Daftar kelebihan yang kumiliki
1. ………………………………….
2. ………………………………….
3. ………………………………….
4. ………………………………….
5. ………………………………….
6. ………………………………….
7. ………………………………….

Daftar kekurangan yang kumiliki
1. ………………………………….
2. ………………………………….
3. ………………………………….
4. ………………………………….
5. ………………………………….
6. ………………………………….
7. ………………………………….

Ada beragam kelebihan atau kekurangan yang dimiliki seseorang. Suatu keadaan dikatakan kelebihan bila merupakan hal yang positif, membangun, atau memberikan dampak yang baik bagi diri sendiri maupun orang lain sedangkan kekurangan cenderung memberikan dampak yang negatif. Bukankah kalian memiliki kelebihan dan kekurangan? Maka dari itu cobalah untuk tidak membandingkan kekurangan diri dengan kelebihan orang lain karena hal itu adalah salah satu hal yang menjadi perusak kehidupan. Baiklah setelah kita coba menilai diri kita dalam hal kekurangan dan kelebihan, sekarang kita menilai diri dari hal yang kasat mata seperti fisik maupun sifat. Untuk menilainya cobalah kalian menuliskan tentang apa-apa yang menjadi ciri khas dalam hal fisik pada tubuh kalian serta ciri khas dalam hal sifatnya sendiri. 


Ciri khas diriku dalam hal fisik atau penampilan adalah : 
1. ………………………………………
2. ………………………………………
3. ………………………………………
4. ………………………………………
5. ………………………………………

Ciri khas diriku dalam hal sifat adalah :
1. ………………………………………
2. ………………………………………
3. ………………………………………
4. ………………………………………
5. ………………………………………


Baiklah jika kalian sudah melakukan hal-hal diatas secara tersistematis, setidaknya kalian sudah mengetahui karakteristik diri kalian sendiri, kelebihan dan kekurangan diri serta hal-hal yang belum pernah kalian sadari sebelumnya. Saatnya kalian mengeluarkan uneg-uneg atau hal-hal yang lainnya.

Pertama cobalah putar kembali layar tayangan kehidupan kalian dan jawablah tentang apa yang telah kalian lakukan, apa yang sedang kalian lakukan, dan apa yang akan kalian lakukan. Bila kita berada pada pernyataan yang pertama, yaitu 'yang telah dilakukan', maka otomatis kita akan kembali untuk melihat apa yang sudah terjadi dan pernah kita lakukan di masa lampau. Hal ini sangat berguna untuk mengenali kesalahan-kesalahan yang pernah diri kita perbuat dan otomatis hal ini menjadi media bagi kita untuk memperbaiki diri atas kesalahan dan kekhilafan yang sudah kita perbuat tersebut. Selain itu pertanyaan tersebut akan menjadikan kesalahan-kesalahan diri menjadi sebuah pengalaman yang dapat dijadikan pelajaran di hari kelak agar hal yang sama tidak terulangi lagi. Siapa bilang hal sudah lalu tidak perlu kita lihat lagi? Bukankah sebuah sejarah pun sering kali harus dipelajari kembali?

Lanjut ke pertanyaan kedua, tentang 'yang sedang dilakukan' kalau ini bisa memudahkan kita untuk mengetahui tentang apa-apa yang sedang kita lakukan khususnya akhir-akhir ini. Lalu juga untuk mengetahui tentang apa yang diperlukan untuk menjalani kehidupan sehari-hari sehingga kita dapat lebih mudah mencukupi dan menentukan hal-hal yang dibutuhkan untuk menentukan langkah diri kita setiap harinya. Dalam merenungkan pertanyaan ini ada baiknya kita coba untuk hilangkan pikiran negatif dan kebiasaan mengadili serta membandingkan diri, coba hapus kebiasaan membandingkan keburukan diri dengan kelebihan orang lain, bukankah itu adalah salah satu perusak kehidupan? Enyahkan pikiran-pikiran negatif yang bisa menghambat langkah kita untuk mencapai tujuan. Setiap kali kita menghadapi hambatan, jangan menyalahkan orang lain justru hal ini menuntut kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Lebih baik coba evaluasi kembali langkah-langkah yang telah kita ambil mungkin ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Kemudian melangkahlah kembali jika kita telah menemukan jalan yang mantap.

Untuk yang ketiga tentang 'yang akan dilakukan' akan sedikit berbeda dengan yang lain, kali ini kita dipaksa untuk memikirkan masa depan, pada pertanyaan kali ini kita akan mengenali tentang apa yang sesungguhnya kita inginkan, tentang apa yang akan menjadi tujuan hidup kita di hari kelak, cita-cita yang akan tumbuh di benak kita serta kita dipaksa untuk memikirkan harapan hidup yang kan selalu bersinar mengelilingi pundak kita. Apalah artinya kehidupan yang kita jalani tanpa memiliki suatu tujuan dan harapan. Tentukan tujuan hidup baik itu tujuan dalam jangka waktu pendek maupun jangka panjang secara realistis. Realistis disini maksudnya yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensi kita, meskipun terkadang terkesan sedikit mustahil asalkan diikuti oleh semangat untuk mencapainya itu sah-sah saja. Selain itu kita harus mencoba mengenali motivasi hidup kita. .Setiap manusia memiliki motivasi tersendiri untuk mencapai tujuan hidupnya. Coba kenali apa motivasi hidup kita, apa yang bisa melecut semangat kita untuk menghasilkan karya terbaik.

***
Berjalan di atas potensi dan bakat diri selalu berkaitan erat dengan kebahagiaan dan gairah hidup. Bila kalian benar-benar mengerjakan sesuatu yang sesuai dengan potensi dan bakat, tentunya kalian akan menemukan kegembiraan dan energi yang luar biasa besar. Kegiatan di atas yang telah kalian lakukan hanyalah selembar kegiatan alternatif untuk mengenal titik-titik potensi yang memicu kebahagiaan dalam diri. Tentu saja 4 point yang kalia tulis takkan cukup untuk benar-benar mengenal diri, karena mengenal diri adalah proses yang terus berjalan – bahkan hingga akhir hayat. Namun setidaknya, dengan sedikit demi sedikit menguak apa yang ada dalam diri, anda akan menemukan sesuatu hal aturan sederhana: bahwa sebuah kebahagiaan yang sejati sesungguhnya berasal dari hal-hal sederhana yang hanya kalian temukan dalam diri.

"Jawablah dengan jujur, apakah kalian benar-benar telah mengenal diri anda sendiri?"

Ada banyak metode untuk mengenal diri sendiri. Salah satunya adalah dengan mengisi kuisioner-kuisioner. Apa pun bentuk metode yang dipilih, tuntutan dasarnya adalah seseorang harus jujur pada dirinya sendiri. Meskipun daya tilik diri seseorang telah sangat tinggi namun apabila kejujuran pada diri sendiri tidak ia tanamkan jelas mengisi kuisioner adalah hal yang sia-sia. Ambil contoh ringan, banyak orang tidak jujur saat mengisi kuisioner mengenai dirinya, terlebih lagi bila hasil kuisioner tersebut dinilai oleh pihak lain. Mereka mengira dengan menulis jawaban yang ideal, mereka akan mendapatkan hasil penilaian yang baik, padahal mereka sedang membohongi diri mereka sendiri, yang justru mengagalkan proses pengembangan diri. Penyebab utamanya adalah karena banyak orang bersikap untuk memenuhi harapan orang lain, atau biasanya mereka tidak ingin kekurangannya itu diketahui oleh orang lain. Ketidakjujuran dan ketidakmampuan untuk bersikap apa adanya membuat mereka tidak menjadi diri mereka sendiri.

"Orang yang memiliki pengetahuan tentang alam semesta, tetapi tidak mengenal dirinya sendiri sama saja dengan tidak tau apa-apa." Jean De La Fontaine, 1679.

ILMU MENGENAL "DIRI"

PENGENALAN

Kebanyakkan  manusia pada hari ini menganggap bahawa  "Hidup" itu hanyalah makan, bergerak, mencari kemewahan, bekerja dan lain lain lagi, mereka mengangap bahawa jasad kasar mereka itu hidup dengan sendiri nya yang membolehkan mereka melakukan kerja kerja harian mereka itu, tapi pernah kah mereka terfikir bahawa jasad mereka itu sebenar nya ialah benda mati yang tidak dapat hidup dan bergerak dengan sendiri nya  tanpa ada sesuatu yang menghidupkan nya?

Ketahuilah tanpa yang hidup itu jasad tidak ada erti nya. Tetapi benda mati ini lah yang dijaga dan diutamakan orang di dunia ini. Sedangkan semua tahu bila mati kelak, jasad akan busuk dan di tanam atau di bakar. Ini menunjukkan mati ialah bila hidup yang menghidupkan jasad tadi meninggalakan jasad.

Dimanakah letaknya yang di panggil hidup itu? Yang mana dengan adanya yang hidup itu lah jasad kita ini hidup dan   sebenarnya ia diam di dalam jasad kita sendiri, dan dia lah yang di panggil "DIRI" sebenar "DIRI"  dan menghidupkan jasad kita ini. Tapi pernah kah kita terfikir tentang "DIRI" itu atau cuba mencari dan mengenal nya.

Tentu nya soal yang akan timbul ialah dari mana "DIRI" itu, dimana letaknya "DIRI" itu, terdiri dari apakah "DIRI" itu, dan kemanakah perginya "DIRI" itu apabila jasad mati atau dengan lain perkataan "DIRI" meninggalkan jasad???  dan yang penting sekali bolehkah kita mengenal "DIRI" sebenar "DIRI" kita itu.

BARANG SIAPA MENGENAL "DIRI" NESCAYA KENAL LAH IA AKAN TUHAN NYA

Benarkah bila kita mengenal "DIRI" maka kita akan mengenal Tuhan ??

Kita semua tahu bahawa ujud nya roh!  Tak ada sesiapa yang dapat menafikan kenyataan ini, Kerana semasa Tuhan bertanya kepada sekelian Roh  " siapa kah Tuhan kamu " dengan sepontan sekelian Roh menjawab " bahkan " yang membawa makna mereka telah pun mengenal Tuhan yang esa.:

Kisah Roh memasukki jasad Adam

Setelah jasad Adam terbaring maka Tuhan telah memerintahkan Roh memasukki ke jasad Adam, tetapi sebelum itu Roh  telah bertanya " dimanakah harus aku masukki, ya ALLAH "  dan ALLAH pun menjawab " masuk lah mana mana yang kamu senangi "  Maka masuk lah Roh melalui hidung dan dengan itu maka bernafaslah kita melalui hidung.

Ini menunjukkan bahawa sesudah Roh memasukki badan, maka barulah bermulanya kehidupan kepada jasad dan terbukti di sini bahawa Roh lah yang dikatakan penghidup kepada jasad, dan mati pada jasad ialah apabila Roh keluar apabila sampai ajal nya.

Jasad kasar kita ini terdiri dari 2 yaitu:

1. Dihidupkan

Apakah maksud dihidupkan dan bahagian mana?   Yang dihidupkan ialah Jasad kasar kita ini, ia nya di hidupkan oleh ""Roh"" yang berada di dalam Jasad. "Roh" memasukki jasad semasa kita 100 hari dalam rahim ibu kita. "Aku tiupkan sebagian dari roh ku" kata firman Allah. Sejak itu lah kita hidup di dalam rahim ibu kita dan kemudian di lahirkan kedunia dan terus menjalankan kehidupan dari bayi hingga lah akhir hayat.

2. Menghidupkan

Yang menghidupkan ialah roh, yang datangnya (diciptakan) dari Allah, yang memasuki jasad dan terus hidup, tugas roh ialah menghidupkan jasad tetapi sayang nya jasad tidak langsung terfikir bahawa roh lah yang hidup sebenar benar hidup dan menghidupkan jasad yang bila mana roh meninggalkan nya maka matilah dia di panggil orang dan di tanam atau di bakar.

MATI  IALAH  APABILA  ROH  MENINGGALKAN  JASAD

Jadi siapakan yang berkepentingan disini, tentunya jasad kerana tanpa roh maka jasad tidak bermaana langsung.

Jasad perlukan roh untuk hidup tapi kenapa roh tidak dipedulikan semasa hidup nya

Perlukah roh di kenali?

Sebelum mengenal Roh  haruslah kita mengenal "DIRI"

"BARANG  SIAPA  MENGENAL  "DIRI"  MAKA  KENALLAH  DIA  AKAN  TUHAN  NYA"

APA  KAH  "DIRI" ITU" ?
Untuk pengetahuan semua bahawa "DIRI" itu mendatang kemudian setelah roh memasukki jasad, bagaimana ini berlaku?

Apabila Roh berada di dalam Jasad maka perkembangan cahaya Roh itu yang memenuhi dalaman Jasad keseluruhan nya, ini telah menyebabkan ujudnya "Diri" yang  berupa  saperti jasad nya memenuhi ruang dalaman jasad nya..

Maka ujudlah "Diri" sebenar "Diri" dan "DIRI"  ini lah yang harus di kenal. 
(kenal lah diri maka kenal tuhan)

BAGAIMANA  MENGENAL "DIRI" SEBENAR "DIRI"

Ada berbagai cara dan kaedah digunakan untuk mengenal "DIRI" ini, bergantung kepada perguruan dan kaedah guru guru mengajar kepada murid murid nya. Semua perguruan ini betul dan cara apa sekali pun di gunakan, tujuan nya satu ya itu untuk mengenal "DIRI" sebenar "DIRI" .

Untuk mengenal "DIRI" ini ada 3 cara:

  1. Terbuka dengan sendiri nya
  2. Ushakan sendiri untuk membukanya
  3. Dibukan oleh guru. (guru guru yang berpengalaman)
Apakah yang di maksudkan “dibuka”

Di buka maksudnya ialah membukakan jalan jalan pancaran cahaya "DIRI" itu hingga keluar dari jasad dan terpancarlah cahaya "DIRI" itu keluar dari jasad melalui jalan jalan nya dan dengan rasa yang bergetar getar pada jalan keluar nya, rasa ini dapat dirasakan dengan nyata oleh murid murid yang mempelajari ilmu ini.

Ini lah rahsia hidup kita dan "DIRI" ini lah yang menghidupkan jasad selagi ada hayatnya di dunia ini, "DIRI" ini harus di kenal dan dirasai sepenuh nya oleh kita, kerana ia mengandungi banyak rahsia dan serba guna, di dunia dan akhirat, Insyaallah.

Kenal kah "DIRI" tadi kepada Tuhan nya? Sudah tentu kerana dia datang dari sana, dari MAHA pencipta dan MAHA besar.

Banyak lag persoalan yang akan timbul apabila kita dapat mengenal "DIRI" kita yang sebenar benar "DIRI" ini, kita harus belajar dari "DIRI" ini:

Dia mengetahui kerana dia datang dari yang MAHA mengetahui
Dia bijak kerana datang dari yang MAHA bijaksana
Dia lah sebaik baik Guru
Kehidupan sebenar ialah di dalam, dan kehidupan dunia ini mendatang kemudian

Kesimpulan nya kenali lah "DIRI" kita ini yang dia lah sebenar benar "DIRI" dan kemukakan lah dia dalam segala urusan kita di dunia ini sementara menunggu hari yang kekal abadi, kerana dia kekal kerana di kekalkan.

Ilmu Mengenal "DIRI" ialah satu ilmu pengetahuan yang harus di ketahui oleh semua orang kerana tiap tiap maanusia membawanya di dalam jasad kasar mereka, harus kah penghidup jasad kita ini kita biarkan begitu saja tanpa mengenali dan merasakan nya, hanya semasa maut hampir datang menjemput baru kita sedar yang dia akan meninggalkan kita?????

Introvert Yang Senang Baca Buku dan Traveling Allah mengangkat orang-orang beriman di antara kamu dan juga orang-orang yang dikaruniai ilmu pengetahuan hingga beberapa derajat. ( al-Mujadalah : 11 )

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
jiwajudi.com
AUTHOR
27/05/17, 16.14 delete

betul banget gan,trimakasih buat infonya,,

Reply
avatar